STAI NURUL HUDA DAN BAWASLU SITUBONDO BERSAMA SAMA BERPARTISIPASI DALAM PENGAWASAN PEMILU

By Admin STAINH 04 Jul 2022, 14:03:07 WIB Berita

Berita Terkait

Berita Populer

STAI NURUL HUDA DAN BAWASLU SITUBONDO BERSAMA SAMA BERPARTISIPASI DALAM PENGAWASAN PEMILU

Keterangan Gambar : Suasana seminar


STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo bekerjasama dengan Bawaslu kabupaten Situbondo melaksanakan seminar dengan tema Pengawasan Pemilu Partisipatif Tahun 2022. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Bawaslu berserta devisi dan beberapa staf bawaslu dan Sivitas Akademika di Aula STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo dengan lima puluh peserta . (04/07/2022)
Murtapik, ketua Bawaslu kabupaten Situbondo dalam pembukaan seminar menjelaskan bahwa Penting dilaksanakan kegiatan semacam ini, karena tidak mungkin segelintir orang saja untuk melakukan pengawasan terhadap pemilu.
Beliau ketua Bawaslu kabupaten Situbondo juga menjelaskan bahwa kegiatan ini juga buah dari MoU antara Bawaslu dengan STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo. Kemungkinan akan berlanjut dengan kegiatan yang serupa demi untuk efektifitas pengawasan pemilu, sehingga hasil dari pemilihan merupakan hasil dari kesadaran masyarakat yang bebas dari money politic.
Seminar ini dihadiri oleh dua narasumber yaitu Achmad Nur dari STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo dengan judul materi Aku Memilih, maka Aku Mengawasi, dan A. Faridl Ma’ruf dari Kordiv PHL Bawaslu Kabupaten Situbondo dengan tema  Strategi Pengawasan Partisipatif dalam Pemilu tahun 2024.
Ustadz Achmad Nur dalam penjelasannya menyampaikan bahwa ada tiga tipologi partisipasi insan akademik. Dianataranya adlaah Complete participation –terlibat di dalam activitas yang berlangsung dan begerak aktif serta mempengaruhi apa yang terjadi di dalamnya. Participant as observer –terlibat di dalam aktifitas yang berlangsung, namun tidak mempengaruhi apa yang terjadi di dalamnya. Observer as participant – terlibat di suatu peristiwa yang berlangsung dan kemudian mengambil jarak terhadap apa yang sedang terjadi.
Dalam kesempatannya juga Ahmad Faridl Ma’ruf menyampaikan bahwa output dari pengawasan pemilu  partisipatif yaitu demokrasi substansial bukan demokrasi procedural dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Alhamdulillah seminar ini berjalan dengan aktif dan dialogis, karena diberikan tiga penanya oleh moderator yang mengatur diskusi seminar, dianataranya adalah Imron Sadewo dari prodi HKI, Riski Eka Damayanti dari prodi HES dan Dayat Rahman dari prodi MPI. (Edo)

 




Video Terkait:

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment