Situbondo – Pengurus Rayon Syariah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) STAI Nurul Huda (STAINH) sukses menyelenggarakan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) Ke-VII pada Jumat, 20 Desember 2024. Acara yang berlangsung di Balai Desa Pokaan, Kapongan, Situbondo, ini dihadiri ratusan peserta dari STAI Nurul Huda serta delegasi dari berbagai perguruan tinggi lainnya, seperti STAICI, UNARS, DAFA, dan UNUJA.
MAPABA merupakan agenda wajib yang dilaksanakan oleh setiap Lembaga Kepengurusan Rayon PMII, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Organisasi (PO) dan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PMII. Kegiatan ini bertujuan sebagai langkah awal untuk memperkenalkan organisasi kepada mahasiswa yang ingin bergabung, sekaligus menanamkan nilai-nilai dasar yang menjadi prinsip PMII.

Selama tiga hari, peserta mengikuti rangkaian kegiatan intensif yang dirancang untuk memperkenalkan PMII secara menyeluruh. Metode pembelajaran meliputi ceramah, dialog interaktif, resitasi, dan general review. Materi yang diberikan mencakup pemahaman tentang Ahlussunnah wal Jama’ah (ASWAJA), Nilai Dasar Pergerakan (NDP), serta wawasan kebangsaan. Kegiatan ini juga menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap isu-isu sosial.

Menguatkan Nilai ASWAJA dan Nasionalisme
MAPABA bertujuan untuk membentuk anggota berkualitas yang memiliki keyakinan terhadap organisasi PMII. Berdasarkan Peraturan Organisasi yang diatur dalam MUSPIMNAS, tujuan kegiatan ini adalah menanamkan keyakinan bahwa ajaran ASWAJA merupakan prinsip utama organisasi, memperkokoh pemahaman terhadap Nilai Dasar Pergerakan PMII, meningkatkan rasa cinta pada bangsa dan negara, serta menegaskan PMII sebagai organisasi yang relevan untuk pengembangan diri mahasiswa.

Dalam sambutannya, Ketua Rayon Syariah PMII STAI Nurul Huda menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar rutinitas organisasi, tetapi juga momentum strategis untuk mencetak generasi muda Islam yang berkarakter moderat dan patriotik. “MAPABA adalah gerbang utama bagi mahasiswa untuk menjadi kader yang memiliki komitmen terhadap nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Kami ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas tinggi,” ujarnya.

Partisipasi Delegasi Antar Kampus
Uniknya, MAPABA Ke-VII ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa STAI Nurul Huda, tetapi juga melibatkan peserta dari perguruan tinggi lain, seperti STAICI, UNARS, DAFA, dan UNUJA. Kehadiran delegasi antar kampus mencerminkan semangat inklusivitas PMII sebagai organisasi mahasiswa yang terbuka dan siap menjalin sinergi lintas institusi. Para peserta mengaku antusias mengikuti kegiatan ini, karena tidak hanya mendapatkan wawasan baru, tetapi juga memperluas jaringan pertemanan.
Salah satu peserta dari UNUJA mengungkapkan pengalamannya selama mengikuti MAPABA. “Kegiatannya sangat bermanfaat, terutama materi tentang ASWAJA dan cinta tanah air yang dikemas dengan metode dialogis. Selain itu, saya juga merasa lebih dekat dengan teman-teman dari kampus lain,” ungkapnya.

Membangun Generasi Pemimpin Masa Depan
MAPABA tidak hanya sekadar menjadi forum pengenalan organisasi, tetapi juga ajang pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai kepemimpinan. Melalui kegiatan ini, PMII berharap dapat mencetak kader-kader yang mampu menjadi agen perubahan, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas. Dalam sesi terakhir kegiatan, peserta diberikan motivasi untuk terus aktif berkontribusi dalam membangun bangsa, khususnya melalui pemahaman nilai-nilai ASWAJA yang inklusif dan toleran.
Dengan suksesnya MAPABA Ke-VII ini, PMII STAI Nurul Huda optimis mampu melahirkan generasi muda yang siap menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan Islam moderat dan memperkuat rasa cinta tanah air. “Kami berharap para peserta yang telah mengikuti MAPABA ini dapat menjadi anggota yang aktif dan berkontribusi dalam setiap program PMII, baik di tingkat lokal maupun nasional,” tutup Ketua Panitia.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi refleksi dan pembacaan komitmen bersama sebagai tanda kesiapan peserta untuk melanjutkan perjalanan mereka di PMII. Dengan semangat kebersamaan yang terjalin, MAPABA Ke-VII tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga langkah awal menuju transformasi positif bagi mahasiswa dan organisasi.

Leave a Comment