MI Miftahul Huda, [Tanggal 07 februari 2025] – Sebagai bagian dari program latihan pengabdian masyarakat, peserta latihan pengabdian masyarakat atau juga bisa di sebut LPM dari sekolah tinggi agama Islam Nurul Huda( STAINH) mengadakan workshop bertema “penggunaan ITE yang benar ” untuk siswa-siswi MI Miftahul Huda kelas 3 hingga kelas 6. Workshop ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentanjg cara menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (ITE) secara bijak, aman, dan produktif, terutama di dunia digital yang semakin berkembang pesat.
Acara yang berlangsung pada tanggal 07 februari 2025 ini dihadiri oleh 20 siswa-siswi MI Miftahul Huda.Peserta workshop diberikan pemahaman mengenai bagaimana menggunakan teknologi untuk hal-hal positif, seperti mendalami ilmu pengetahuan, mencari informasi yang benar, serta berkomunikasi secara sopan dan baik di media sosial. Selain itu, mereka juga diajarkan cara untuk tetap berhati-hati saat berinteraksi di dunia maya dan bagaimana menghindari penyalahgunaan teknologi yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
. Menurut, Nurul Nikmah salah satu peserta pengabdian masyarakat yang terlibat dalam penyelenggaraan workshop, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dasar mengenai literasi digital dan mengedukasi siswa-siswi agar lebih cerdas dan bijak dalam menggunakan perangkat digital. “Kami berharap melalui workshop ini, siswa-siswi dapat lebih berhati-hati dan bijak dalam memanfaatkan teknologi, serta mampu menjadi pengguna digital yang bertanggung jawab,” ujarnya.
Kepala MI Miftahul Huda, Zainuddin makruf S.pd,Sd, menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi inisiatif para peserta pengabdian masyarakat. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus diadakan untuk memberikan wawasan kepada siswa-siswi mengenai teknologi, serta mempersiapkan mereka agar lebih siap menghadapi dunia digital dengan pemahaman yang lebih baik.
Dengan workshop ini, diharapkan siswa-siswi MI Miftahul Huda dapat menjadi generasi muda yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam menciptakan budaya literasi digital yang positif di kalangan anak-anak dan masyarakat sekitar.

Leave a Comment